MARTAPURA (18 Agustus 2026)- Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-20 KH. Abdussyukur bin Badrun di Pondok Pesantren Takhassus Darussalam, Martapura, Selasa (18/8/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri para ulama, pimpinan pondok pesantren, santri, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang turut mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan tersebut.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi umat Islam untuk kembali mengenang perjalanan dan keteladanan Rasulullah SAW. Sementara Haul ke-20 KH. Abdussyukur bin Badrun menjadi kesempatan untuk mengenang jasa dan perjuangan almarhum dalam mendidik serta membina umat melalui jalur pendidikan dan dakwah.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi dan Haul sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Kecintaan kepada Rasulullah SAW juga diharapkan terus diwujudkan dengan meneladani akhlak, sikap, dan perjuangan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
H. Hasnuryadi juga mengajak generasi muda untuk terus mengenal dan menghargai perjuangan para ulama. Menurutnya, ulama memiliki peran besar dalam membentuk karakter masyarakat Banua, menjaga nilai-nilai keagamaan, serta mewariskan ilmu dan akhlak kepada generasi penerus.
Ia menegaskan bahwa pembangunan Kalimantan Selatan tidak hanya membutuhkan kemajuan di bidang ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan penguatan kehidupan keagamaan dan karakter masyarakat. Dalam hal ini, pesantren dan ulama memiliki posisi penting sebagai mitra pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Wagub Hasnuryadi berharap sinergi antara pemerintah, ulama, pondok pesantren, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam menciptakan suasana kehidupan yang religius, harmonis, dan penuh kepedulian, sekaligus menjaga tradisi keagamaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Banua.
Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-20 KH. Abdussyukur bin Badrun diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, serta meneruskan nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan Rasulullah SAW dan diwariskan para ulama kepada generasi berikutnya.
(Foto: Donny Sophandi / Biro Adpim)







Tinggalkan Balasan